Yayasan ADBMI

Dirayu Gaji Puluhan Juta Perminggu, Kena Tipu : Pemuda Asal Kecamatan Jerowaru Rugi Ratusan Juta

Adbmi.org _Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kabupeten Lombok Timur membenarkan adanya kasus dugaan penipuan yang di lakukan salah seorang oknum perekrut calon pekerja migran asal Lombok Timur dengan tujuan negara Inggris.

Disnakertrans Lotim yang di wakili oleh Bambang Dwi Minardi menuturkan kasus tersebut sudah ada upaya mediasi yang dilakukan Disnakertrans Lotim dengan mendatangkan korban dan oknum perekrut.

“Sayangnya, oknum perekrut tersebut tidak hadir,” ucap Bambang yang merupakan Tenaga Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans Lombok Timur Senin, 6/6/2022.

Photo: Bambang (Perwakilan Disnakertrans Lotim)
Photo: Bambang (Perwakilan Disnakertrans Lotim)

Dari kronologi yang di layangkan korban sebagai laporan, dugaan penipuan tersebut sudah terjadi hampir setahun lamanya sejak awal mula korban diajak untuk berangkat ke Korea sebagai PMI.

Korban (TJ) yang berasal dari kecamatan Jerowaru mengalami kerugian sebesar 159 juta rupiah yang di berikan secara berangsur – angsur kepada oknum perekrut.

Jika mengacu pada aturan perubahan ke sebelas direktorat jenderal Binapenta lanjut Bambang, negara Inggris memang sudah tercantum buka dengan sistem P to P.

“Inggris memang buka dengan sistem perusahaan ke perusahaan. Maksudnya, perusahaan langsung yang memberangkatkan. Hanya saja kasus TJ ini terindikasi adanya upaya penipuan yang terstruktur,” cetus Bambang yang akrab di sapa Raden tersebut.

Di lain waktu, TJ (19) menerangkan bahwa oknum perekrut tersebut berasal dari desa Selebung, masing satu kecamatan dengannya.

TJ tak menduga, oknum perekrut yang datang menawarkan pekerjaan ke luar negeri tersebut ternyata secara perlahan membuatnya merugi ratusan juta.

“Saya awalnya di tawarkan ke Korea pada awal – awal tahun 2021. Saat itu saya sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk persyaratan administrasi,” ucap TJ saya dimintai keterangan.

Kecurigaan TJ muncul saat ia diminta untuk pergi ke Pancoran, Jakarta Selatan untuk menanti pemberangkatan. Namun tak kunjung diberangkatkan.

“Bahkan pada saat di Jakarta tidak ada kegiatan apapun. Hanya diam selama kurang lebih 2 bulan lamanya,” terangnya.

Setelah itu, ia kembali dimintai sejumlah uang untuk proses perubahan tujuan menuju negara Inggris.

“Sampai saya dijualkan sawah dan dipinjamkan sejumlah uang oleh keluarga,” ucap pemuda yang beru beberapa tahun tamat sekolah menengah atas tersebut.

Masih TJ, “saya berharap kasus saya ini segara ditangani. Pelakunya segera mengganti kerugian dan harus dihukum seberat-beratnya.”

Dugaan sementara, jumlah korban kasus penipuan CPMI dengan tujuan Inggris ini masih 5 orang. Namun, hanya TJ yang melakuhkan pelaporan kepada Disnakertrans Lotim.

Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on print

One Response

  1. Ndak ada nama atau inisial oknum perekrut dan nama perusahaannya. Biar ngefek jera dan masyarakat bisa hati2. Bila perlu dengan fotonya.
    Mungkin yg dipelajari pertama oleh tekong atau calo adalah cara merayu atau komunikasi meyakinkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.