top of page

Cerita Luka Dibalik Ketenaran "Ucok Suka Jajan" Pemain Film BEBADONG 2

10 jam yang lalu
2 menit membaca


Poto : Mulki Sulaiman saat bermain dalam film BEBADONG 2
Poto : Mulki Sulaiman saat bermain dalam film BEBADONG 2

adbmi.org – Nama lengkapnya terdengar megah, Mulki Sulaiman, yang sering ia selorohkan dengan tambahan gelar “Penguasa Kerajaan”. Namun, di balik nama besar dan ketenaran sebagai konten kreator yang kini mulai dikenal, tersimpan sebuah ruang hampa yang telah menetap selama lebih dari dua dekade.


Mulki, yang akrab disapa Ucok, adalah seorang pria yang tumbuh besar tanpa pernah mengetahui seperti apa rupa wajah ibu kandungnya.



Lahir di tanah rantau, Kalimantan, nama "Ucok" diberikan oleh ayahnya sebagai penanda anak laki - laki yang baru lahir. Namun, memori masa kecil di Kalimantan itu nyaris tak berbekas, kecuali sebuah luka perpisahan yang tajam. Saat usianya belum genap tiga tahun, badai perceraian menghantam orang tuanya.


"Saya dibawa sama Bapak saya ke Lombok di umur 3 tahun kurang dan saya dititipkan di nenek," kenang Ucok, Pemain Film BEBADONG 2.

Poto : Mulki Sulaiman atau yang dikenal  dengan Ucok Suka Jajan
Poto : Mulki Sulaiman atau yang dikenal dengan Ucok Suka Jajan

Sejak saat itulah, sosok ibu seolah terhapus dari garis takdirnya. Meski ibunya sebenarnya berasal dari Lombok, Mulki mengaku dengan jujur bahwa ia sama sekali tidak pernah melihat sosok ataupun wajah ibunya hingga usianya kini menginjak 26 tahun.



Tumbuh sebagai anak bungsu dari empat bersaudara di bawah asuhan sang nenek, Mulki harus berdamai dengan keadaan "luntang-lantung" atau hidup serba terbatas tanpa kasih sayang orang tua yang utuh.


Ayahnya pun menghabiskan bertahun-tahun di perantauan untuk mencari nafkah, meninggalkan Mulki kecil untuk belajar mandiri sejak dini di tengah sepinya kasih sayang.


Bagi banyak orang, latar belakang broken home sering kali menjadi alasan untuk jatuh ke lubang hitam, seperti narkoba atau perilaku destruktif lainnya. Namun, Mulki memilih jalan yang berbeda.


"Tinggal kita gimana mau milih jalan hidup kayak gimana. Kalau saya, saya pengin bekerja keras," tegasnya lelaki yang kerap di sapa Ucok tersebut.


Motivasi terbesarnya bukanlah kemewahan, melainkan sebuah janji pada masa depan. Ia tidak ingin keturunannya kelak merasakan pahitnya masa kecil yang ia lalui.


"Biar semisalnya saya punya anak keturunan nanti, biar enggak kayak saya yang lantang-lantung tinggal sama nenek, enggak ada kasih sayang kayak gitu," tambahnya penuh tekad.



Perjalanan hidup membawanya melalui berbagai profesi kasar, mulai dari pelayan di rumah makan ayam geprek hingga menjadi pengemudi ojek online (ojol).


Meski sempat terperosok dalam jeratan judi online, Mulki berhasil bangkit dan menemukan jalan baru sebagai konten kreator setelah video isengnya saat makan soto viral di media sosial.


Kini, pria yang enggan merantau ke luar negeri karena ingin tetap berpijak di tanah Lombok ini terus berkarya.


Mulki Sulaiman mungkin tetap menjadi "Penguasa Kerajaan" bagi para pengikutnya di dunia maya. Namun di dunia nyata, ia hanyalah seorang anak yang berhasil mengubah luka kehilangan sosok ibu menjadi energi baja untuk membangun masa depan yang lebih hangat bagi keluarganya kelak.


Beberapa waktu kemarin, ia terlibat dalam pembuatan Film BEBADONG 2 yang dirilis oleh ADBMI Foundation bekerjasama dengan Anggrek Media dan AWO International.


Film BEBADONG 2 ini menceritakan bagaimana pandangan masyarakat Sasak terhadap stigma negatif terhadap perempuan kepala keluarga (Janda).

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

ADBMI Foundation

Kami concern terhadap isu-isu Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.

Email: yayasanadbmi@gmail.com

Phone: 037621880

Kab. Lombok Timur

Update Buletin Setiap Bulan

Terimakasih sudah berlangganan..!!

© 2025 - ikone |  Terms of Use  |  Privacy Policy

bottom of page