Dijanjikan dimasa Pilkada, Disakiti saat pencairan
- Firman Siddik

- 26 Nov 2025
- 1 menit membaca

adbmi.org - Sekitar 31 ribu nama yang tertera sebagai penerima bantuan UMKM dari pemerintah kabupaten Lombok Timur. Namun, tidak ada satupun yang mencantumkan namanya.
Amidatul Hasanah, pelaku usaha asal kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur. Setiap hari ia berjualan tuaq manis (air Nira). Di samping itu, ia juga berjualan bensin eceran.
Amidatul yang merupakan ibu rumah tangga, mengisi waktunya dengan berusaha. Sudah 7 tahun lebih ia menggeluti sebagai penjual tuaq manis.
Dijanjikan saat Pilkada, disakiti saat pencairan
Ia masih ingat ketika musim kampanyenya, ia dijanjikan modal usaha oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur terpilih saat ini.
"Dulu (saat Pilkada) pernah dijanjikan modal usaha, tapi kan ndk ada sama sekali, " terang Amidatul Hasanah, 26/11/2025.
Ia menyebut, tidak ada yang menguruskannya bantuan modal usaha yang kini sudah akan masuk tahap pencairan.
Diketahui bahwa bantuan UMKM yang menyasar 31 ribu UMKM ini akan memberikan modal sebesar 600.000 - 1.000.000.
Program bantuan UMKM ini merupakan program dari Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur.
Dilansir dari Lombokpost, pemerintah Lombok Timur mengalokasikan dana sebesar 20 miliar untuk program ini. Uang tersebut akan langsung masuk ke rekening penerima manfaat.



Program belajar Fisika Kelas 12 di UNICCM School difokuskan pada topik penting seperti listrik dinamis, induksi elektromagnetik, dan gelombang serta fisika modern. Siswa mendapatkan latihan soal, pembahasan mendalam, dan sesi diskusi interaktif dengan tutor berpengalaman, dengan ini siswa bisa meningkatkan kepercayaan diri untuk meraih universitas impian mereka.
Siswa yang dapat menguasai materi matematika kelas 9 akan sangat berpengaruh pada kesiapan mereka untuk melanjutkan ke sekolah menengah. Program Matematika Kelas 9 di UNICCM School membantu siswa menguasai dasar statistika, aljabar, dan geometri.
UNICCM School memfokuskan pembelajaran pada pengembangan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Penguatan keterampilan abad ke-21 menjadi bagian dari proses belajar sehari-hari. Siswa dilatih untuk berkomunikasi efektif dan bekerja dalam tim. Pendekatan ini mendukung kesiapan siswa menghadapi pendidikan lanjutan.
🥲🥲🥲🥲