top of page

Cara Pemdes Telagawaru Lombok Timur Memutus Rantai Pekerja Migran Daur Ulang


Poto : Pemerintah Desa Telagawaru, LSD Telagawaru dan juga para peserta pelatihan yang didominasi keluarga PMI.
Poto : Pemerintah Desa Telagawaru, LSD Telagawaru dan juga para peserta pelatihan yang didominasi keluarga PMI.

adbmi.org - Pengelolaan ekonomi rumah tangga selalu menjadi persoalan. Urusan gaji dan bahkan pengeluaran kebutuhan rumah tangga kadang tidak terkendali. Hal ini menjadi penyebab PMI daur ulang kerap terjadi.


Banyak keluarga pekerja migran tidak bisa mengendalikan hasratnya untuk terus menjadi PMI. Ini terkesan negatif dilingkungan masyarakat, menjadi PMI secara terus menerus.


Kasus seperti ini bukan terjadi sekali dua kali, banyak ditemukan permasalahan yang sama, karena ekonomi yang belum mapan menyebabkan warga terus merantau hingga tua renta.


Sesat Ekonomi Keluarga PMI


Pemerintah Desa Telagawaru Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur memberikan edukasi kepada keluarga PMI tentang finansial. Dimana mereka dibekali pengetahuan pengelolaan ekonomi rumah tangga.


Dari 25 lima peserta yang diikuti oleh keluarga PMI, hanya satu keluarga PMI yang sudah bisa mengelola keuangan. Mampu membedakan kebutuhan dan keinginan.


Tentu ini menjadi persoalan serius dan terkesan lumrah dimasyarakat. Padahal ini adalah bom waktu yang bisa menghancurkan rumah tangga keluarga para pekerja migran.


Semua hasil kiriman gaji lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan konsumtif yang bersifat sementara. Jarang sekali yang bisa melakukan investigasi ataupun membuka usaha.


Oleh karena itu, pemerintah Desa dan juga LSD Telagawaru kerap kali melakukan bimbingan ekonomi kepada keluarga PMI. Para PMI purna dan ataupun keluarga PMI diajarkan bagaimana mengelola keuangan rumah tangga.


Desa Mulai Berbenah, Keluarga PMI Jadi Sasaran Pemberdayaan


Di Desa Telagawaru Kecamatan Pringgabaya, Sekitar 318 jumlah pekerja migran atau 17% dari total penduduk. Data ini merujuk hasil pendataan tahun 2024 yang lakukan oleh LSD Telagawaru.


Dengan dasar ini, pemerintah Desa Telagawaru memberikan perhatian lebih terhadap para pekerja migran.


Setiap tahunnya, pemerintah Desa Telagawaru memberikan alokasi anggaran untuk melakukan pelindungan serta pemberdayaan kepada PMI dan keluarganya.


Hingga pada tahun 2025, Desa Telagawaru masuk menjadi salah satu desa migran emas dari Balai Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia NTB.



1 Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
Tamu
18 Jan
Dinilai 5 dari 5 bintang.

Vamosssss

Suka

ADBMI Foundation

Kami concern terhadap isu-isu Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.

Email: yayasanadbmi@gmail.com

Phone: 037621880

Kab. Lombok Timur

Update Buletin Setiap Bulan

Terimakasih sudah berlangganan..!!

© 2025 - ikone |  Terms of Use  |  Privacy Policy

bottom of page