Di Balik Remitansi, Ada Keretakan Keluarga
- Firman Siddik

- 4 hari yang lalu
- 1 menit membaca

adbmi.org - Konseling bagi keluarga pekerja migran dan purna PMI merupakan upaya strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga dan kesehatan mental di tengah tantangan siklus migrasi.
Meskipun bekerja ke luar negeri sering kali meningkatkan kesejahteraan ekonomi, fenomena ini membawa resiko psikososial yang signifikan, penurunan keharmonisan rumah tangga, resiko perceraian serta beban emosional akibat jarak yang jauh.
Penting dilakukannya upaya mitigasi terhadap berbagai risiko yang dihadapi oleh pekerja migran Indonesia dan keluarganya. Upaya - upaya pendekatan secara psikologis, ekonomi, hukum dan pemberdayaan pra dan pasca migrasi.

Proyek yang dilaksanakan oleh ADBMI Foundation dan OHCHR yang menyasar kelompok rentan, mantan pekerja migran yang pernah mengalami masalah, gaji tidak di bayar, eksploitasi, Human Trafficking, hingga kekerasan berbasis gender.
Upaya yang dilakukan untuk memitigasi masalah tersebut dengan melakukan pendampingan psikologis dan pendekatan berbasis ekonomi.
Dengan melakukan pendampingan konseling melibatkan terduga korban ataupun keluarga, sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga. Di samping itu juga menciptakan rumah aman atau ruang dialog untuk memecahkan masalah PMI terutama dalam keluarga.

Selain itu, pendekatan berbasis ekonomi dan pemberdayaan juga tidak kalah penting. Banyaknya warga masyarakat yang memilih jalur migrasi sebagai upaya meningkatkan ekonomi juga tidak dibarengi dengan pengetahuan ekonomi.
Melalui pelatihan literasi keuangan, perencanaan keuangan dan juga pengelolaan remitansi, diharapkan pendapatan PMI bisa dialokasikan untuk hal - hal produktif bukan hanya konsumtif.



Komentar